“Saya
bersyukur ditengah maraknya film yang mempertontonkan kekerasan, cinta
gombal, seksualitas dan kehidupan materialistik maka hadirnya film KMGP
seperti hujan yang turun ditanah yang gersang,” ujarnya usai nonton
bareng (nobar) film KMGP bersama kader dan simpatisan PKS di Bioskop 21
Supermall Karawaci, Tangerang, Rabu (27/1/2016).
Tengku
juga meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap pembangunan moral
anak bangsa dengan menghadirkan film yang berkarakter dan religi seperti
KMGP.
“Pemerintah
memang sudah saatnya memberikan perhatian terhadap pembangunan moral
anak bangsa. Salah satunya melalui perfilman yang berkarakter dan
religi,” katanya.
Tengku
mengibaratkan bagaimana Jepang telah berhasil memotivasi para siswa yang
stress dan bunuh diri karena nilai sekolah yang tidak bagus melalui
film Doraemon. Film yang menggambarkan Nobita sebagai anak yang
biasa-biasa saja di sekolah tapi tetap ceria dalam hidupnya.
Anggota
DPRD Kota Tangerang yang sudah 10 tahun lebih bersama keluarganya
memilih hidup tanpa televisi ini berjanji jika ada film-film seperti
KMGP tidak akan melewatkan untuk menonton.
|
| Antusiasme masyarakat Tangerang saat menonton KMGP |
Sementara
Sutradara film KMGP, Firman Syah yang ikut hadir nobar mengaku kaget
dengan antusias masyarakat Tangerang terhadap film KMGP ini.
“Mereka
berbondong-bondong datang bersama keluarga dan kerabat untuk menonton
meski ada yang rumahnya jauh dari bioskop. Selamat buat panitia nonton
bareng yang masuk dalam barisan pejuang KMGP, ikut andil menyukseskan
film KMGP the movie agar bisa menjadi inspirasi baru buat Indonesia,”
kata Sutradara yang biasa dipanggil Immank ini.
Acara
nonton bareng film KMGP yang diprakarsai kader PKS dari Kota dan
Kabupaten Tangerang ini dihadiri 200 lebih penonton pada jadwal 19.30
WIB. Menurut panitia nobar tak ada satu kursi bioskop yang kosong.
Sumber: pkstangerang.com

